Pemilihan jurusan acapkali menjadi masalah di kalangan siswa/i menengah keatas. Jurusan kuliah dipersepsikan seakan-akan menjadi faktor utama penentu jalur kesuksesan. Persepsi itu menimbulkan setiap orang harus menempuh minimal kelas Sarjana untuk menginginkan kesuksesan. Jurusan favorit menjadi simbol untuk menakar masa depan. Aktuaria menjadi kelas jurusan favorit baru di mata siswa/i menengah atas.
Sebagai prodi favorit, aktuaria menawarkan prospek kerja yang mumpuni. Perkembangan industri keuangan dan asuransi menjadi dasar alasan yang tepat untuk menjadi bagian aktuaria. Dikutip dari pernyataan Ainun Na’im, Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, mengatakan,
"Prodi aktuaria belum banyak di Indonesia, namun industri keuangan dan asuransi terus berkembang, oleh karena itu kita perlu menambah prodi dan pendidikan di bidang aktuaria, untuk menghasilkan lulusan-lulusan yang kompeten pada bidang aktuaria. Kemenristekdikti berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa bidang aktuaria penting untuk mendukung industri finansial,"
Sistem pembelajaran dari Aktuaria dengan menerapkan model pembelajaran Co-operative Education atau Belajar Bekerja Terpadu, mengombinasikan antara studi akademis dengan pengalaman bekerja di perusahaan. Konsekuensi dari penerapan pembelajaran seperti ini adalah masa rata-rata lulus bisa lebih lama, lebih dari 4 tahun. Selain sistem pembelajarannya, jurusan aktuaria juga baru terbatas di beberapa universitas, yakni PTN (ITB, ITS, IPB, UI, UGM) dan PTS (President University, UPH, dan Surya University).
Setelah mengenal lebih mengenai jurusan aktuaria, siapkah menjadi bagiannya?
*FSAI = Fellow Society of Actuaries of Indonesia
Sumber : ristekdikti.go.id, idntimes.com, surya.ac.id, youthmanual.com
Sumber gambar :